|
UU Perkebunan Telah Dijadikan Senjata BSP Menangkap Petani Desa Sei Kopas |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Jum'at, 08 Juni 2007 Pada kamis, 7 Juni 2007, telah terjadi penangkapan terhadap seorang petani ibu Tetty br. Tampu Bolon, pada jam 17.30 wib, di desa Sei Kopas, Kab. Asahan, Sumatera Utara, yang dilakukan aparat Polres Asahan dibantu oleh security PT. BSP (Bakrie Sumatera Plantations). Penahanan dilakukan oleh pihak perkebunan dengan alas an bahwa petani telah melanggar UU tentang Perkebunan serta tuduhan pidana memasuki lahan milik orang lain. |
|
Read more...
|
|
|
Protes FSPI atas penangkapan dan kekerasan terhadap petani Desa Sei Kopas, Bandar Pasir Mandoge |
|
|
|
|
Written by Federasi Serikat Petani Indonesia
|
|
Jum'at, 08 Juni 2007 Berdasarkan laporan yang kami terima dari anggota Federasi Serikat Petani Indonesia (FSPI), yaitu Serikat Petani Sumatera Utara (SPSU), bahwasanya pada kamis, 7 Juni 2007, telah terjadi penangkapan terhadap seorang petani ibu Tetty br. Tampu Bolon, pada jam 17.30 wib, di desa Sei Kopas, Kab. Asahan, Sumatera Utara, yang dilakukan aparat Polres Asahan dibantu oleh security PT. BSP (Bakrie Sumatera Plantations). Penahanan tersebut menggunakan UU tentang Perkebunan, serta tuduhan pidana memasuki lahan orang lain. |
|
Read more...
|
|
|
Kronologis Penangkapan Petani Anggota SPSU |
|
|
|
|
Written by Serikat Petani Sumatera Utara (SPSU)
|
|
Jum'at, 08 Juni 2007 Anggota kelompok Maju Bersatu melakukan aksi ke Kantor Gubernur Sumatera Utara (GUBSU) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN), dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Serikat Petani Sumatera Utara (SPSU) tanggal 3 Juni 1994. Di lapangan yakni di Desa Sei Kopas, Polisi dan Security P.T. Bakrie Sumatra Plantation (BSP) mem-buldozer tanaman (bibit) masyarakat tanpa kompromi. Pihak BSP tahu karena petani SPSU tidak ada ditempat, makanya tanaman di buldozer. |
|
Read more...
|
|
|
Ribuan petani Tasikmalaya turun ke jalan |
|
|
|
|
Written by Federasi Serikat Petani Indonesia (FSPI)
|
|
Kamis, 07 Juni 2007 Ribuan Petani turun kejalan-jalan di Kota Tasikmalaya, mereka memprotes pembunuhan petani pasuruan oleh TNI AL, Senin (6/6). Petani yang tergabung dalam Serikat Petani Pasundan (SPP) itu mendesak pemerintah untuk mengusut sampai tuntas kasus kekerasan tersebut. |
|
Read more...
|
|
|
Surat Protes SPSU Ke Polisi Republik Indonesia (POLRI) |
|
|
|
|
Written by Serikat Petani Sumatera Utara (SPSU)
|
|
Selasa, 05 Juni 2007 HENTIKAN TEROR DAN TINDAK KEKERASAN TERHADAP PETANI YANG MEMPERTAHANKAN HAK-HAKNYA ATAS TANAH !!! Menjelang persiapan peluncuran Program Pembaruan Agraria Nasional (PPAN), yang diperuntukkan bagi petani dan rakyat miskin, insiden pelanggaran berat HAM kembali terjadi terhadap petani. Teror dan tindak kekerasan masih saja dihadapi oleh para petani yang mempertahankan hak-haknya atas tanah. Di Desa Sei Kopas, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan Sumatera Utara, petani yang sedang mempertahankan tanahnya dari aksi perampasan oleh perusahaan perkebunan (P.T. Bakrie Sumatra Plantation dan P.T. Jaya Baru Pratama), harus menghadapi terror, intimidasi dan tindak kekerasan dari security perusahaan yang dikawal oleh aparat Polisi dari Kepolisian Resort Asahan. Tindakan tersebut membuktikan bahwa pemerintah beserta aparat penegak hukumnya melindungi dan memfasilitasi penindasan dan perampasan tanah milik petani yang dilakukan oleh perusahaan perkebunan. Sebanyak 157 KK dipaksa meninggalkan lahan yang telah mereka buka dan mereka garap selama puluhan tahun, jauh sebelum hadirnya perusahaan perkebunan di Desa Sei Kopas. |
|
Read more...
|
|
|