|
Amien: Indonesia Sudah Terperangkap Neoliberalisme |
|
|
|
|
Written by Djoni Edward - Bisnis Indonesia
|
|
Selasa, 29 Mei 2007 MAGELANG (Antara): Mantan Ketua MPR Amien Rais mengatakan Indonesia telah terperangkap neoliberalisme di bidang ekonomi sehingga secara tidak sadar telah menjadi bagian dari kapitalisme global. "Kita hendaknya betul-betul hati-hati karena Indonesia telah terperangkap kepada neoliberalisme di bidang ekonomi sehingga secara tidak sadar Indonesia telah menjadi bagian dari kapitalisme global," katanya usai berbicara pada seminar Hari Kebangkitan Nasional dan Refleksi Sembilan Tahun Reformasi yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM), di Magelang, hari ini. |
|
Read more...
|
|
|
Menakar Efektifitas Kompos dan Bokashi |
|
|
|
|
Written by Eti Wahyuni - Medan Bisnis
|
|
Senin, 07 Mei 2007 Membuat kompos, wah sering merepotkan ya. Proses pembuatan dan efek ke tanaman sering membutuhkan waktu yang lama. Padahal yang namanya kompos (baca pupuk organik) bisa dikatakan satu nyawa dengan pertanian organik. Tapi tidak perlu khawatir atau menunda rencana untuk melakukan budidaya organik karena ada bokashi yang memiliki kelebihan yang sekaligus bisa menuntaskan masalah-masalah tersebut. Meskipun sama-sama organik namun ada perbedaan yang cukup mendasar antara kompos dengan bokashi. Bokashi merupakan teknologi untuk menghasilkan pupuk kompos yang lebih efektif melalui formulasi bahan-bahan pembuat. Lantas, seperti apakah proses pembuatan bokashi dan apa saja manfaat masing-masing bahan pencampurnya. Untuk mengetahuinya, MedanBisnis “mendatangi” dua NGO penggiat pertanian organik yaitu Sintesa dan Yayasan Bitra Indonesia. |
|
Read more...
|
|
|
HPP Gabah Tidak Mempengaruhi Kesejahteraan Petani |
|
|
|
|
Written by Medan Bisnis
|
|
Selasa, 03 April 2007 Penetapan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp 2.000 per kg (gabah kering panen, GKP) dan Rp 2.575 per kg (gabah kering giling, GKG) dinilai belum dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Apalagi, dikhawatirkan kenaikan harga gabah akan mempengaruhi kenaikan sarana produksi (saprodi) pertanian, seperti benih, pupuk dan pestisida. “Harga yang ditetapkan pemerintah masih terlalu rendah dan dikhawatirkan tidak akan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan petani di negeri ini,” ujar Ketua Serikat Petani Sumatera Utara (SPSU), Wagimin, kepada MedanBisnis, Senin (2/4), di Medan. |
|
Read more...
|
|
|
Ganggu Rapat RUU Penanaman Modal, 1 Orang Diamankan |
|
|
|
|
Written by Ardian Wibisono
|
|
Senin, 26 Maret 2007 Jakarta - Rapat kerja pengesahan dan penandatangan RUU Penanaman Modal sedang digelar antara Komisi VI DPR RI dan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu. Keheningan rapat pecah setelah sejumlah selebaran menolak RUU Penanaman Modal dilemparkan dari balkon. Peristiwa itu terjadi sekitar Senin (26/3/2007) pukul 11.30 WIB di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta. |
|
Read more...
|
|
|
Hidup Sehat Dengan Mengkonsumsi Beras Organik |
|
|
|
|
Written by Medan Bisnis
|
|
Sabtu, 10 March 2007 Biar mahal yang penting sehat. Prinsip itu agaknya mulai kembali di lakoni sebagian besar masyarakat di daerah ini. Terutama bagi mereka yang tergolong ekonominya cukup dan mapan. Itu terlihat dari tingginya pemintaan akan beras organik, yakni beras yang diyakini bebas bahan kimia berbahaya. Meski harganya relatif mahal (Rp 7.000 – Rp 8.000 per kg) dibandingkan beras biasa (Rp 4.500 – Rp 5.000 per kg), namun permintaan pasar tetap tinggi. “Beras organik adalah beras yang berasal dari padi organik. Yakni padi yang dibudidayakan tanpa menggunakan bahan kimia sintetik, seperti pupuk kimia dan pestisida,” ujar Ketua Serikat Petani Sumatera Utara Wagimin, menjawab MedanBisnis, Jumat (9/3) di kantornya. |
|
Read more...
|
|
|
Forum Kedaulatan Pangan Sedunia Sepakat Membangun Kesadaran Petani |
|
|
|
|
Written by KOMPAS
|
|
Tuesday, 27 February 2007 Mali, Kompas. Forum Kedaulatan Pangan Sedunia sepakat membangun kesadaran petani (kecil), nelayan, dan buruh di seluruh dunia untuk bangkit melawan sistem yang selama ini membelenggu mereka. Hanya dengan kekuatan dari mereka, maka perjuangan kedaulatan pangan lokal dapat dibangun. |
|
Read more...
|
|
|