Medan, 16 Oktober 2026 — Yayasan Sinar Tani Indonesia (Sintesa) bersama UNHCR Indonesia menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Validasi Temuan Lapangan dan Diskusi Peluang Penghidupan serta Pengembangan Kemitraan Pengungsi di Kota Medan”. Kegiatan ini menjadi ruang dialog bersama para pemangku kepentingan untuk memvalidasi temuan lapangan sekaligus mengidentifikasi peluang kolaborasi dalam mendukung kesiapan penghidupan dan pengembangan kapasitas pengungsi di Kota Medan.
FGD ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Livelihood Readiness, Partnership Development and Administrative Support yang dijalankan bersama UNHCR Medan. Melalui program ini, Yayasan Sintesa berupaya mengidentifikasi potensi dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga pemerintah, organisasi masyarakat sipil, perguruan tinggi, lembaga pelatihan, dan sektor swasta.

Diskusi bersama para pemangku kepentingan difokuskan pada akses terhadap peningkatan keterampilan, peluang pelatihan, pengembangan jaringan, serta kemungkinan membangun mekanisme kolaborasi dan rujukan antarlembaga. Pertukaran perspektif dalam forum ini menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa peluang kemitraan yang dikembangkan sesuai dengan kapasitas lembaga dan kebutuhan yang teridentifikasi di lapangan.
Yayasan Sintesa memandang bahwa pengembangan peluang penghidupan bagi pengungsi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Perbedaan pengalaman, jaringan, dan sumber daya antarlembaga merupakan potensi yang dapat dikembangkan melalui komunikasi, pertukaran informasi, dan kerja sama yang terarah. Karena itu, FGD ini tidak hanya dimaksudkan untuk memvalidasi hasil pemetaan, tetapi juga untuk membangun pemahaman bersama mengenai peluang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti.

Bagi Yayasan Sintesa, penguatan kemitraan merupakan bagian penting dari upaya membangun dukungan penghidupan yang inklusif. Keberlanjutan upaya ini tidak hanya bergantung pada ketersediaan program, tetapi juga pada kemampuan para pemangku kepentingan untuk membangun hubungan kerja yang saling melengkapi, realistis, dan berorientasi pada kebutuhan. Melalui kolaborasi dengan UNHCR dan berbagai pemangku kepentingan di Kota Medan, Yayasan Sintesa berharap dapat memperkuat ekosistem dukungan yang membuka akses terhadap pengembangan kapasitas dan peluang penghidupan bagi pengungsi, dengan tetap memperhatikan konteks lokal, kebutuhan yang teridentifikasi, serta ketentuan yang berlaku.